Swamedikasi merupakan pengobatan diri sendiri tanpa harus berkonsultasi dengan tenaga Kesehatan professional. Swamedikasi dapat dilakukan untuk mengobati penyakit ringan seperti batuk, demam, diare, nyeri ringan, maag dan penykit kulit. Menurut data World Health Organization (WHO) Indonesia masuk kedalam 3 besar negara dengan Tingkat kejadian maag paling tinggi yakni sebesar 40,80%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan pengetahuan terhadap perilaku swamediaksi maag pada pelajar sekolah menengah atas negeri non kesehatan Kabupaten Bangka. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan penelitian cross sectional yang bersifat deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan teknik purposive sampling menggunakan alat bantu berupa kuesioner di Sekolah Menengah Atas Negri Non Kesehatan Kabupaten Bangka. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 54,7% rsponden berpengetahuan cukup dan 56,6% responden memiliki perilaku positif. Berdasarkan analisis gamma didapatkan hasil nilai p value sebesar 0,032 yang berarti terdapat pengaruh antara pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi maag pada pelajar sekolah menengah atas negeri non Kesehatan Kabupaten Bangka
Copyrights © 2026