Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kelelahan kerja subjektif pada pekerja besi di proyek pembangunan Gedung Onkologi RSUP H. Adam Malik Medan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 30 pekerja besi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner Subjective Self-Rating Test (SSRT). Hasil menunjukkan bahwa 86,7% pekerja mengalami kelelahan kerja tingkat rendah, sedangkan 13,3% mengalami kelelahan kerja tingkat sedang. Gejala dominan adalah rasa haus (30%) dan rasa lelah di seluruh badan (20%). Hasil ini menunjukkan adanya risiko tersembunyi akibat jam kerja panjang (14 jam/hari) yang dapat meningkatkan potensi kelelahan kronis dan kecelakaan kerja. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan program K3 yang mencakup manajemen jam kerja dan strategi hidrasi bagi pekerja konstruksi.
Copyrights © 2025