Air bersih merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang harus dipenuhi secara berkelanjutan. PDAM Deli Tua menggunakan bahan koagulan Poly Aluminium Chloride (PAC) dalam proses pengolahan air bersih. Namun, efektivitas PAC sangat bergantung pada dosis yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis optimum PAC dalam proses pengolahanairbersih di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Deli Tua menggunakan metode Jar Test. Hasil penelitian ini memberikan manfaat praktis sebagai dasar penentuan dosis PAC yang lebih efisien dan ekonomis dalam operasional instalasi pengolahan air. Selain itu, penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengelola PDAM dalam menjaga konsistensi kualitas air olahan serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Pengujian dilakukan pada tiga waktu pengambilan sampel, yaitu pagi, sore, dan malamhari, denganparameter utama kekeruhan dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis optimum PAC bervariasiantara 24–28 ppm tergantung pada kondisi air baku. Pada pagi hari (kekeruhan 94 NTU), dosisoptimum adalah 28 ppm dengan efektivitas 98%. Pada sore hari (kekeruhan 25 NTU), dosis optimum24 ppm dengan efektivitas 93%. Sedangkan pada malam hari, dosis optimum kembalimeningkatmenjadi28 ppm dengan efektivitas 94%. Nilai pH pada seluruh pengujian relatif stabildikisaran 6,9–7,0, sesuai baku mutu air bersih. Dengan demikian, PAC terbukti efektif sebagai koagulan dalam proses pengolahan air bersih di PDAM Deli Tua. Penentuan dosis optimum perlu dilakukan secara berkala karena kondisi air baku dapat berubah setiap hari. Hasil penelitian ini diharapkan menjadiacuan bagi PDAM untuk meningkatkan efisiensi pengolahan air serta menghematpenggunaan bahankimia.
Copyrights © 2025