Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi digital marketing serta dampaknya terhadap biaya operasional dan laba pada UMKM BnD Donat. Transformasi digital mendorong UMKM memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, namun efektivitasnya terhadap kinerja finansial masih beragam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada BnD Donat, usaha kuliner rumahan yang memasarkan produk melalui Instagram dan WhatsApp Business. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi aktivitas promosi digital, serta dokumentasi penjualan dan biaya operasional sebelum (Juni–November 2024) dan sesudah (Desember 2024–Mei 2025) penerapan digital marketing. Analisis dilakukan secara tematik dengan triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah penerapan digital marketing, rata-rata omzet bulanan menurun sebesar 17% dan laba menurun 19%. Sementara itu, biaya promosi meningkat delapan kali lipat. Penurunan kinerja finansial dipengaruhi oleh dua faktor utama. Faktor internal berupa keterbatasan pengetahuan pemilik usaha dalam strategi digital marketing menyebabkan promosi belum optimal dan kurang mampu mengonversi audiens menjadi pembeli. Faktor eksternal berupa kondisi low season, yang bertepatan dengan berbagai kebutuhan konsumsi lain masyarakat, turut menurunkan permintaan pasar terhadap produk makanan ringan. Temuan ini menunjukkan bahwa digital marketing pada UMKM mikro tidak selalu menghasilkan peningkatan laba tanpa strategi yang terstruktur dan literasi digital yang memadai. Diperlukan peningkatan kompetensi pelaku usaha serta perencanaan pemasaran yang mempertimbangkan dinamika musiman pasar agar digital marketing dapat memberikan dampak positif terhadap efisiensi biaya dan profitabilitas usaha.
Copyrights © 2025