Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat baca mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan terhadap bahan bacaan akademik dan bahan bacaan hiburan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner skala Likert kepada mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni sebagai responden. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan menghitung frekuensi dan persentase untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi minat baca mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan fisik yang memadai, khususnya ketersediaan bahan bacaan yang menarik, berkualitas, dan beragam, merupakan faktor paling dominan dalam memengaruhi minat baca mahasiswa. Sementara itu, faktor motivasi intrinsik berupa rasa haus akan informasi dan keingintahuan terhadap informasi terkini menunjukkan persentase terendah. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan minat baca mahasiswa perlu dilakukan melalui penyediaan fasilitas literasi yang memadai serta penguatan motivasi internal agar minat baca dapat berkembang secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026