Kemampuan koneksi matematis sangat penting dalam pembelajaran matematika karena memungkinkan siswa memahami keterkaitan antar konsep serta menghubungkan matematika dengan konteks dunia nyata. Sayangnya, kemampuan ini masih tergolong rendah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas berbagai model pembelajaran inovatif terhadap peningkatan kemampuan koneksi matematis melalui pendekatan meta-analisis. Sebanyak 14 artikel eksperimen terbitan tahun 2020–2025 dianalisis dengan menghitung nilai effect size menggunakan rumus Cohen’s d. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua model pembelajaran inovatif, seperti Blended Learning, Reciprocal Teaching, dan Realistic Mathematics Education (RME), memberikan pengaruh positif, dengan nilai effect size berkisar antara 0,47 hingga 3,01. Temuan ini memberikan bukti kuat bahwa pendekatan aktif, kontekstual, dan kolaboratif efektif dalam meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa, serta memberikan rekomendasi strategis bagi pendidik dan pengembang kurikulum.
Copyrights © 2025