Latar Belakang: Kecemasan pada remaja pesantren meningkat signifikan akibat tekanan akademik-spiritual dan adaptasi lingkungan berasrama, dengan prevalensi 39% berdasarkan survei nasional. Hipnosis lima jari sebagai intervensi nonfarmakologis berpotensi menurunkan kecemasan melalui relaksasi kognitif-fisik. ? Tujuan: Menguji efektivitas hipnosis lima jari terhadap penurunan kecemasan remaja usia 15-18 tahun di Pondok Pesantren Nahdlatus Syubban. ? Metode: Quasi-eksperimen pretest-posttest with control group pada 36 remaja (18 intervensi, 18 kontrol). Kelompok intervensi menerima hipnosis lima jari 6 sesi (15 menit/sesi, 3x/minggu/2 minggu); kontrol relaksasi napas dalam. Instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS); analisis Wilcoxon dan Mann-Whitney (?=0,05). Hasil: Skor kecemasan intervensi turun dari 19,56 menjadi 9,33 (p=0,000); kontrol dari 16,33 menjadi 13,67 (p=0,000). Perbedaan antarkelompok posttest signifikan (p=0,010). ? Simpulan: Hipnosis lima jari efektif menurunkan kecemasan remaja pesantren secara statistik, meski dibatasi baseline dan confounding jenis kelamin. ? Saran: Penelitian lanjutan gunakan RCT dengan sampel seimbang dan follow-up jangka panjang
Copyrights © 2026