Rumput laut merupakan komoditas unggulan yang berperan penting dalam meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menanamkan kelayakan finansial usaha budidaya rumput laut musiman dan kontinyu di Kecamatan Pasikolaga Kabupaten Muna. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling , menggunakan rumus Slovin untuk menentukan 86 responden dari total 608 petani. Analisis dilakukan terhadap total biaya, total penerimaan, dan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan pembudidaya rumput laut kontinyu sebesar Rp 4.626.690 per bulan dan musiman sebesar Rp 3.942.167 per bulan, keduanya berada di atas Upah Minimum Regional Kabupaten Muna Tahun 2025 yaitu Rp 3.073.551. Hal ini menunjukkan bahwa kedua pola budidaya tergolong layak secara finansial dan memberikan kontribusi positif terhadap kesejahteraan pembudidaya. Penelitian merekomendasikan perlunya dukungan pemerintah daerah dalam penyediaan modal, pembinaan kelembagaan, dan pengelolaan lingkungan budidaya yang berkelanjutan. Kata kunci: rumput laut, budidaya musiman, budidaya kontinyu, kelayakan finansial, pendapatan.
Copyrights © 2026