Kemandirian merupakan aspek penting yang harus diajarkan kepada anak autis agar mereka dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih efektif. Guru memiliki pendekatan yang strategis untuk meningkatkan proses pengembangan kemandirian ini, khususnya di lingkungan belajar luar seperti SKH Negeri 01 Pembina Pandeglang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran guru dalam membantu anak autis berkembang melalui pendekatan pembelajaran, strategi, dan metode pengajaran. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dapat berperan sebagai fasilitator, motivator, dan mentor dalam pembelajaran berbasis individu. Untuk meningkatkan kemandirian anak autis, strategi seperti pelatihan keterampilan hidup (life skills), pemberian instruksi bertahap, dan penguatan positif terbukti efektif.
Copyrights © 2025