Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi Kindness Week sebagai penguatan Pendidikan multikultural di Nusa Alam International School. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipatif, kemudian dianalisis menggunakan metode tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil mengintegrasikan nilai-nilai multikultural dalam kegiatan yang relevan dengan usia siswa, didukung oleh kolaborasi antara kepala sekolah, guru, dan siswa. Program ini dirancang untuk membangun karakter siswa yang empati, toleran, dan peduli melalui kegiatan seperti menulis pesan kebaikan, interaksi dengan lansia, berbagi dengan panti asuhan, dan kunjungan dokter hewan. Meski demikian, beberapa tantangan diidentifikasi, seperti keterbatasan waktu, hambatan bahasa, variasi minat siswa, dan keberlanjutan penerapan nilai. Solusi berupa pendekatan fleksibel, dukungan teknologi, dan evaluasi rutin diterapkan untuk mengatasi kendala tersebut. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter siswa yang inklusif dan multikultural, sekaligus menjadi model yang dapat diadaptasi oleh sekolah lain untuk memperkuat nilai kebinekaan di Indonesia.
Copyrights © 2024