Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan media pembelajaran visual dalam mendukung proses belajar anak tunagrahita di PKBM SEHATI. Media visual, seperti gambar, poster, video, dan alat peraga, memainkan peran penting dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa dengan keterbatasan intelektual. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan observasi langsung dan wawancara dengan guru dan pengelola PKBM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media visual efektif dalam membantu siswa memahami konsep abstrak, meningkatkan keterlibatan belajar, dan memperkuat memori mereka. Penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan sumber daya, keragaman kemampuan siswa, kurangnya pelatihan guru, dan minimnya dukungan teknologi. Untuk mengatasi hambatan tersebut, diperlukan kolaborasi lintas sektor antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran visual memiliki potensi besar dalam menciptakan lingkungan belajar inklusif bagi anak tunagrahita, namun memerlukan dukungan sistemik untuk mencapai hasil yang optimal.
Copyrights © 2024