Asesmen dalam dunia pendidikan tidak lagi dipandang sekadar sebagai alat ukur capaian belajar, melainkan sebagai bagian integral dari proses pembelajaran itu sendiri. Artikel ini mengkaji peran asesmen formatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berdasarkan studi literatur mutakhir. Asesmen formatif terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memberikan umpan balik yang konstruktif, serta mendorong refleksi guru dan peserta didik. Kajian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan merujuk pada pendapat ahli terbaru, terutama teori Black dan Wiliam yang diperbarui serta integrasi dalam konteks Kurikulum Merdeka. Hasil kajian menunjukkan bahwa asesmen formatif dapat meningkatkan hasil belajar secara signifikan bila diterapkan secara konsisten dan reflektif. Temuan ini mendukung pentingnya pergeseran paradigma asesmen dari penilaian akhir ke proses pembelajaran yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025