Hak pendidikan merupakan hak fundamental bagi setiap anak, tak terkecuali anak tunawicara. Namun, dalam realitasnya, anak-anak dengan hambatan komunikasi ini seringkali menghadapi tantangan signifikan dalam mengakses dan berpartisipasi penuh dalam sistem pendidikan. Jurnal ini bertujuan untuk mengkaji berbagai upaya yang telah dan perlu dilakukan untuk memastikan pemenuhan hak pendidikan bagi anak tunawicara, dengan menyoroti hambatan lingkungan dan sosial yang seringkali mereka hadapi. Melalui analisis literatur dan studi kasus, jurnal ini mengeksplorasi strategi inklusi, adaptasi kurikulum, peran teknologi, serta pentingnya dukungan keluarga dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan memberdayakan bagi anak tunawicara. Implikasi dari temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan unik anak tunawicara.
Copyrights © 2025