Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang
Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press

PENERAPAN PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) BERBASIS BUDAYA MELAYU RIAU UNTUK MENGUATKAN PENGETAHUAN SISWA TENTANG SUMBER DAYA ALAM DI SDN 111 PEKANBARU

Ratna Puspita Sari (Universitas Riau)
Selly Perisca Putri (Universitas Riau)
Neni Hermita (Universitas Riau)
Rifqa Gusmida Syahrun Barokah (Universitas Riau)



Article Info

Publish Date
12 Jul 2025

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of implementing the Problem-Based Learning (PBL) model integrated with Malay Riau culture in enhancing students’ understanding of natural resources (NR) material. The background of this research is based on the importance of introducing the concept of natural resources in a contextual and meaningful way from an early stage of education, considering that textual learning without connection to local realities often makes it difficult for students to grasp the material. PBL offers a student-centered approach by engaging learners with real-world problems, encouraging collaborative solution-seeking, and prompting reflection, thereby fostering active participation and critical thingking. This study employs a mixed-methods approach, combining quantitative analysis of Student Worksheets (LKPD) and qualitative data obtained through observations and open-ended interviews with students. The research subjects were 32 fifth-grade students at SDN 111 Pekanbaru. The learning scenario raised local environmental issues linked to cultural values of the Malay community, such as gotong royong (mutual cooperation) and musyawarah (deliberation). The data show that 87.5% of students achieved scores above the Minimum Competency Criteria (KKM), with an average class score of 82.6. Observations also revealed active student engagement in group discussions, the use of local terms when expressing ideas, and the ability to propose culturally and environmentally relevant solutions. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) yang dikaitkan dengan budaya Melayu Riau dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi sumber daya alam (SDA). Latar belakang penelitian inii didasarkan pada pentingnya mengenalkan konsep SDA secara kontekstual dan bermakna sejak pendidikan dasar, mengingat pembelajaran yang bersifat tekstual dan tidak dikaitkan dengan realitas lokal sering kali membuat siswa kesulitan memahami materi. PBL menawarkan pendekatan yang menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran dengan cara menghadapi permasalahan nyata, mendiskusikan solusi, dan merefleksikan hasilnya, sehingga siswa dapat terlibat aktif dan berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods), yang menggabungkan pendekatan kuantitatif melalui analisis hasil Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dan pendekatan kualitatif melalui observasi serta wawancara terbuka terhadap siswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 111 Pekanbaru yang berjumlah 32 orang. Skenario pembelajaran mengangkat isu-isu lingkungan lokal yang dikaitkan dengan nilai-nilai budaya Melayu seperti gotong royong dan musyawarah. Data menunjukkan bahwa 87,5% siswa mencapai nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), dengan rata-rata kelas sebesar 82,6. Hasil observasi juga memperlihatkan keterlibatan aktif siswa dalam diskusi kelompok, penggunaan istilah lokal saat menyampaikan ide, serta kemampuan mereka menyusun solusi yang relevan dengan konteks budaya dan lingkungan sekitar.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

didaktik

Publisher

Subject

Education

Description

Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang adalah salah satu jurnal yang dterbitkan oleh STKIP Subang, jurnal ini mempunyai bidang cakupan yaitu Penelitian Pendidikan. Terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang melalui proses review oleh dua ...