Kemajuan teknologi memberikan pengaruh signifikan terhadap perilaku sosial siswa jenjang sekolah dasar, termasuk melemahnya nilai gotong royong. Profil Pelajar Pancasila hadir sebagai strategi untuk memperkuat mutu pendidikan karakter sesuai nilai-nilai Pancasila, dengan salah satu dimensi utamanya yaitu gotong royong, yang dapat diwujudkan melalui kegiatan pembelajaran intrakurikuler, salah satunya melalui mata pelajaran Pendidikan Pancasila sebagai sarana formal penanaman nilai-nilai tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dimensi gotong royong Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SD Negeri Malongpong II serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Partisipan terdiri dari guru dan siswa kelas IV. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai gotong royong dilakukan melalui kegiatan kerja kelompok. Faktor pendukung meliputi peran aktif guru, pemahaman siswa terhadap nilai gotong royong, partisipasi siswa yang disertai motivasi yang kuat dan suasana belajar yang mendukung. Hambatan mencakup keterbatasan pemahaman sebagian siswa yang menyebabkan rendahnya partisipasi serta adanya distraksi.
Copyrights © 2025