Penelitian ini termasuk dalam kategori Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang difokuskan pada mengatasi rendahnya minat minat siswa dalam mempelajari matematika dengan menerapkan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Subjek dalam penelitian ini adalah 28 siswa kelas I-B di SD Negeri 22 Palu, meliputi 11 laki-laki dan 17 perempuan. Teknik observasi digunakan sebagai alat utama dalam pengumpulan data. Temuan dari seluruh tahapan pelaksanaan, dimulai dari pra tindakan hingga berakhir pada siklus II, menunjukkan adanya perkembangan yang cukup berarti. Pada fase pra tindakan, hanya 14 siswa atau sekitar 50% yang mampu mencapai ketuntasan. Jumlah ini meningkat saat siklus I menjadi 19 siswa (68%) dan ketika siklus II kembali menunjukkan peningkatan, dengan 24 siswa atau 86% yang dinyatakan tuntas sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Berdasarkan data tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa pendekatan ini mampu memberikan kontribusi positif dalam menumbuhkan minat siswa dalam belajar matematika siswa kelas I-B di SD Negeri 22 Palu.
Copyrights © 2025