Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MENGATASI RENDAHNYA MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS I-B SD NEGERI 22 PALU MELALUI PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) Vallery Bianca; Rizal; Oktarafikayanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.8045

Abstract

Penelitian ini termasuk dalam kategori Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang difokuskan pada mengatasi rendahnya minat minat siswa dalam mempelajari matematika dengan menerapkan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Subjek dalam penelitian ini adalah 28 siswa kelas I-B di SD Negeri 22 Palu, meliputi 11 laki-laki dan 17 perempuan. Teknik observasi digunakan sebagai alat utama dalam pengumpulan data. Temuan dari seluruh tahapan pelaksanaan, dimulai dari pra tindakan hingga berakhir pada siklus II, menunjukkan adanya perkembangan yang cukup berarti. Pada fase pra tindakan, hanya 14 siswa atau sekitar 50% yang mampu mencapai ketuntasan. Jumlah ini meningkat saat siklus I menjadi 19 siswa (68%) dan ketika siklus II kembali menunjukkan peningkatan, dengan 24 siswa atau 86% yang dinyatakan tuntas sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Berdasarkan data tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa pendekatan ini mampu memberikan kontribusi positif dalam menumbuhkan minat siswa dalam belajar matematika siswa kelas I-B di SD Negeri 22 Palu.
PENINGKATAN MINAT MEMBACA MELALUI METODE MEMBACA BERSAMA SISWA KELAS III-A SD NEGERI 25 PALU: PENINGKATAN MINAT MEMBACA MELALUI METODE MEMBACA BERSAMA SISWA KELAS III-A SD NEGERI 25 PALU Muhammad Yudha Andi; Rizal; Rommy AR
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.8050

Abstract

Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan mengembangkan minat baca siswa melalui penerapan metode pembelajaran Shared Reading. Subjek penelitian mencakup 26 siswa kelas III-A SD Negeri 25 Palu, meliputi 12 laki-laki dan 14 perempuan. Instrumen penelitian berupa angket minat baca digunakan untuk mengukur tingkat antusiasme siswa terhadap kegiatan membaca. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif melalui perhitungan persentase hasil angket. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang berarti dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, jumlah siswa yang memiliki minat baca tinggi masih tergolong sedikit. Setelah penerapan Shared Reading dilaksanakan secara berkesinambungan, siklus II memperlihatkan kenaikan yang signifikan, yakni sebesar 59,3% pada siswa yang mencapai kategori minat baca tinggi. Hasil ini menegaskan bahwa metode Shared Reading tidak hanya efektif dalam meningkatkan minat baca, tetapi juga berperan penting dalam menanamkan kebiasaan membaca yang berkelanjutan pada siswa kelas III di SD Negeri 25 Palu.
PENGGUNAAN MEDIA WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA KELAS III-C SD NEGERI 25 PALU PADA MATA PELAJARAN IPAS Annastasya Bungin; Rizal; Rommy AR
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.8084

Abstract

This Classroom Action Research (CAR) aimed to improve student activeness through the use of Wordwall media. The study involved 21 Grade III-C students at SD Negeri 25 Palu, consisting of 11 girls and 10 boys. Data were collected using observation techniques to measure student activeness. The research was conducted from the pre-action stage to Cycle II. The results showed a significant increase in student activeness during IPAS lessons. In the pre-action stage, the average activeness score was 48%, categorized as Low. In Cycle I, it rose to 69%, categorized as Medium. By Cycle II, the score increased further to 83%, categorized as High. These findings indicate that Wordwall media effectively enhanced student engagement and participation in the classroom. Therefore, it can be concluded that using Wordwall as a learning tool successfully improved the activeness of Grade III-C students at SD Negeri 25 Palu in the IPAS subject.
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KONKRET DAN MEDIA INTERAKTIF Annisa Maulida; Rizal; Oktarafikayanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.8108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar matematika peserta didik melalui pemanfaatan media konkret dan interaktif dalam proses pembelajaran. Metode yang diterapkan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas 1B SDN 22 Palu. Data didapatkan melalui observasi, angket motivasi belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media konkret dan interaktif efektif meningkatkan motivasi belajar matematika peserta didik. Skor rata-rata motivasi belajar matematika pada fase pra tindakan meningkat dari 56% menjadi 88% pada akhir siklus II. Media konkret secara langsung membantu peserta didik memahami konsep penjumlahan dan pengurangan secara konkret, sedangkan media interaktif seperti kuis interaktif, kartu permainan operasi hitung dan lembar kerja cetak interaktif meningkatkan keterlibatan dan minat belajar peserta didik. Kata kunci: motivasi belajar, matematika, media konkret, media interaktif, peserta didik
Challenges in Implementing Differentiated Learning Under the Kurikulum Merdeka: A Qualitative Study of Elementary School Teachers Glorya Pashya Koela; Yun Ratna Lagandesa; Sisriawan Lapasere; Rizal; Rangga Putera Boroallo
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jirpe.v5i2.3655

Abstract

Despite the increasing adoption of differentiated learning under Indonesia's Kurikulum Merdeka, the practical challenges faced by elementary school teachers in implementing this approach—particularly within resource-constrained public school settings—remain insufficiently documented. This study employed a descriptive qualitative design to investigate the challenges, adaptive strategies, and student outcomes associated with differentiated learning implementation at SD Inpres 3 Talise, Palu City, Central Sulawesi. Data were collected through semi-structured interviews, structured classroom observations, and document analysis involving six purposively selected classroom teachers during the 2025/2026 academic year. Data analysis followed the interactive model of Miles et al. (2014), with trustworthiness established through methodological triangulation and member checking. Three principal challenges were identified: limited instructional time (cited by all six participants), large class sizes, and low levels of student self-directed learning. Teachers employed three primary adaptive strategies: digital platform use, collegial collaboration, and reliance on institutional support. A notable finding was the near-absence of formally differentiated assessment rubrics, revealing a significant assessment-instruction alignment gap. These findings extend the international literature by identifying student self-directedness as an internally generated pedagogical constraint that is underexplored in differentiation frameworks. The study underscores the need for professional development programs targeting assessment differentiation and calls for structural reforms to support sustainable differentiated instruction in Indonesian elementary education.