Motivasi diidentifikasi sebagai faktor vital yang secara signifikan memengaruhi proses dan hasil belajar. Individu dengan motivasi yang kuat cenderung mencurahkan seluruh upayanya untuk mencapai hasil optimal yang sejalan dengan tujuan mereka. Secara teoritis, motivasi siswa yang lebih tinggi mendorong belajar yang lebih tekun dan peningkatan frekuensi belajar, yang secara langsung mengarah pada peningkatan prestasi akademik. Namun, intensitas motivasi bervariasi di antara individu, dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti aspirasi, kemampuan belajar, kondisi siswa, kondisi lingkungan, elemen dinamis dalam pembelajaran, dan upaya guru. Terlepas dari argumen teoritis ini, teks tersebut menekankan perlunya penelitian empiris untuk membuktikan bahwa secara akurat. Penelitian khusus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa di SD N 2 Sribasuki. Penelitian ini menggunakan desain regresi kuantitatif dan mencakup sampel sebanyak 37 siswa yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel jenuh (sensus). Koefisien korelasi sebesar 0,387 mengonfirmasi adanya pengaruh positif antara motivasi belajar dan hasil belajar siswa. Koefisien determinasi R Square adalah 0,150 yang menunjukkan bahwa motivasi belajar menyumbang 0,15 pengaruh pada hasil belajar siswa 85% pengaruh dikaitkan dengan faktor lain.
Copyrights © 2026