Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan terhadap paradigma pendidikan, menuntut model pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan berorientasi pada keterampilan abad ke-21. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual pengembangan model pembelajaran CELL (Constructive, Experiential, Lifelong Learning) dalam konteks pendidikan era digital, khususnya pada pembelajaran Biologi. Kajian ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan dengan menelaah literatur ilmiah mengenai teori konstruktivisme, pembelajaran berbasis pengalaman, dan pembelajaran sepanjang hayat. Hasil analisis menunjukkan bahwa model CELL relevan diterapkan dalam pendidikan modern karena menekankan keterlibatan aktif peserta didik, pengalaman belajar autentik, dan kesadaran belajar berkelanjutan. Penerapan CELL juga memperkuat kemampuan berpikir kritis, kolaborasi digital, dan literasi sains, yang sangat penting dalam menghadapi tantangan global. Dengan demikian, model CELL berpotensi menjadi strategi pembelajaran yang adaptif, humanistik, dan berorientasi masa depan.
Copyrights © 2025