Penelitian ini bertujuan mengkaji perbedaan antara teknik start jongkok dan medium start pada lari sprint 100 meter melalui analisis literatur terkini dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Metode yang digunakan berupa kajian pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, seperti artikel jurnal, buku pelatihan atletik, dan publikasi penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa start jongkok cenderung menghasilkan dorongan awal yang lebih eksplosif dan efektif bagi atlet dengan koordinasi gerak yang baik serta kemampuan teknik yang lebih matang. Sebaliknya, medium start memberikan keseimbangan tubuh yang lebih stabil dan lebih mudah dipelajari, sehingga lebih sesuai digunakan dalam konteks pelatihan pemula dan pembelajaran pendidikan jasmani. Secara keseluruhan, pemilihan teknik start sebaiknya mempertimbangkan tingkat pengalaman atlet, kemampuan fisik, dan tujuan latihan.
Copyrights © 2025