Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan strategi pembelajaran faktorisasi prima dalam menentukan Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) serta menganalisis dampaknya terhadap pemahaman siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melibatkan guru dan siswa kelas V SD Negeri Nogosaren. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktorisasi prima membantu siswa memahami struktur bilangan secara lebih mendalam melalui penguraian bilangan ke dalam faktor primanya, sekaligus membuat proses penentuan KPK lebih sistematis. Pembelajaran menjadi lebih aktif, ditandai meningkatnya antusiasme siswa, keberanian bertanya, serta kemampuan berdiskusi dan mempresentasikan hasil kerja
Copyrights © 2025