Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) dalam meningkatkan pemahaman konsep gotong royong pada peserta didik Fase A sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest, melibatkan 24 peserta didik kelas rendah. Data diperoleh melalui tes pemahaman berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan statistika deskriptif, uji homogenitas, dan uji beda mean melalui IBM SPSS Statistics 29. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 60,47 pada pretest menjadi 82,50 pada posttest. Total skor posttest (990) lebih tinggi dibandingkan skor pretest (907), dengan selisih peningkatan mean sebesar 22,03 poin. Hasil uji homogenitas menunjukkan varians data bersifat homogen sehingga memenuhi asumsi untuk pengujian parametrik. Uji beda mean memperlihatkan adanya peningkatan signifikan setelah penerapan model TPS, yang menegaskan efektivitas model ini dalam membantu peserta didik memahami konsep gotong royong secara lebih mendalam melalui kegiatan berpikir mandiri dan diskusi berpasangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model TPS merupakan strategi pembelajaran interaktif yang dapat diintegrasikan dalam Pendidikan Pancasila di sekolah dasar, terutama untuk menstimulasi pemahaman konsep sosial pada peserta didik di awal fase perkembangan. Temuan ini juga menguatkan pentingnya pengembangan keterampilan kolaboratif melalui pembelajaran kooperatif sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai gotong royong sejak dini.
Copyrights © 2025