Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya minat dan hasil belajar siswa kelas 3 pada materi aksara Jawa yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih monoton serta kurangnya penggunaan media yang menarik dan sesuai dengan tahap perkebangan siswa. Kondisi tersebut membuat siswa mengalami kesulitan dalam mengenali dan menyusun aksara Jawa, sehingga diperlukan pengembangan media pembelajaran yang interaktif dan mudah digunakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri atas tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian ini adalah 16 siswa kelas 3 SDN Rejosari 02. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Kartu Aksara Lepasan dinyatakan sangat layak digunakan, dengan persentase validasi ahli materi sebesar dan ahli media sebesar 100%. Respon guru terhadap media mencapai 89,33% dan respon siswa sebesar 93,75%. Media ini terbukti membantu siswa lebih mudah mengenali, menyusun, dan memahami aksara Jawa serta meningkatkan aktivitas belajar. Dengan demikian, media Kartu Aksara Lepasan layak digunakan sebagai media pembelajaran Bahasa Jawa di fase B dan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran disekolah dasar
Copyrights © 2025