Kemampuan pemecahan masalah merupakan aspek penting dalam pembelajaran matematika, namun banyak siswa sekolah dasar masih mengalami kesulitan dalam memahami langkah-langkah pemecahan masalah secara sistematis. Kondisi ini juga terlihat pada siswa kelas IV SDN 3 Ampenan yang nilai matematikanya belum optimal, khususnya pada materi pecahan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) dan penggunaan media puzzle terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Penelitian menggunakan desain One-Group Pretest–Posttest dengan jumlah sampel 24 siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian pemecahan masalah. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari nilai rata-rata pretest 59,44 menjadi 75,07 pada posttest. Data berdistribusi normal dan uji t menghasilkan p-value 0,000 dengan effect size 9,1 yang menunjukkan pengaruh sangat besar. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan PBL yang dipadukan dengan media puzzle dapat meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah siswa secara efektif.
Copyrights © 2025