Kurikulum memiliki peran strategis sebagai instrumen pembentukan karakter dan peradaban, khususnya pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi landasan filosofis, psikologis, sosiologis, dan kultural dalam implementasi kurikulum sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek kepala sekolah, guru, dan siswa di SD 16 Liangeng, Kabupaten Soppeng. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi kelas, analisis dokumen pembelajaran, diskusi kelompok siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran telah mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila, pendekatan pembelajaran aktif, serta konteks kehidupan nyata peserta didik. Namun demikian, integrasi muatan lokal dan budaya belum dilakukan secara sistematis dalam seluruh perangkat pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan integrasi landasan kurikulum secara holistik diperlukan agar kurikulum berfungsi optimal sebagai sarana pembentukan karakter dan peradaban peserta didik sekolah dasar.
Copyrights © 2025