Suardi
Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 42 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

AUDIT MANAJEMEN SDM DI SDN 145 BANCA: REKRUTMEN, PENGEMBANGAN, SUPERVISI, EVALUASI, DAN ETIKA PROFESI GURU Nur Izza; Suardi; Idawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36615

Abstract

The urgency of this research stems from the need for elementary schools to ensure that teacher management is effective, accountable, and aligned with the demands of today's educational professionalism. This research was conducted to audit human resource management at SD Negeri 145 Banca, focusing on the teacher recruitment and placement process, professional development, academic supervision, performance evaluation, and the implementation of professional ethics. The research used a Mixed Methods approach with an Explanatory sequential design using interview, observation, document study, and teacher questionnaire techniques. The sample was selected using purposive sampling for interviews and total sampling for questionnaires. The first step was to analyze the quantitative results of the teacher questionnaires, then explained through qualitative data. The research findings indicate that human resource management in the school has been running well, especially in the aspects of teacher development and implementation of the code of ethics. The questionnaire findings with an average score of 96.7% indicate a Very Strong category, indicating that teachers have a high commitment to participating in training, implementing the code of ethics, receiving supervision, and demonstrating motivation to develop professionalism. However, it still requires strengthening in the distribution of coaching and optimization of teacher duties. The novelty of this research lies in its comprehensive audit, which integrates recruitment, development, supervision, evaluation, and professional ethics. Its contribution is providing a comprehensive overview that can serve as a reference for policies to improve the quality of teaching staff management in elementary schools.
FUNGSI FUNGSI DAN RUANG LINGKUP MANAJEMEN DI SDN 217 INPRES PAMELAKKANG JE’NE KABUPATAEN MAROS: fungsi, manajemen, sekolah dasar Raudah Nailati; Suardi; Idawati; Hikmawati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9223

Abstract

(Planning, Organizing, Actuating, Controlling) di sebuah Sekolah Dasar (SD) yang unik, di mana pendanaan operasional sekolah tidak bergantung pada dana komite sekolah, melainkan pada sumbangan sukarela dari guru-guru. Observasi dilakukan untuk memahami bagaimana setiap fungsi manajemen POAC dijalankan dalam kondisi sumber daya yang terbatas namun dengan semangat kolaborasi yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan (planning) dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan seluruh guru, meskipun dengan keterbatasan data yang tersedia. Pengorganisasian (organizing) berjalan efektif denganpembagian tugas yang jelas dan pemanfaatan sumber daya manusia yang optimal. Pelaksanaan (actuating) didorong oleh motivasi internal guru dan semangat kebersamaan, sementara pengendalian (controlling) dilakukan secara informal melalui evaluasi rutin dan diskusi terbuka. Penelitian ini menyoroti pentingnya kepemimpinan yang kuat dan budaya organisasi yang positif dalam mendukung efektivitas manajemen POAC di tengah keterbatasan sumber daya finansial. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan model manajemen yang adaptif dan inovatif bagi sekolah-sekolah dengan kondisi serupa
AUDIT AUDIT DIGITALISASI MANAJEMEN DI MI TARBIYAH TAKALAR : audit, digitalisasi, manajemen Lailatul Faizah; Suardi; Idawati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9224

Abstract

Digitalisasi sekolah menjadi kebutuhan penting dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan dan efektivitas manajemen. Transformasi digital mempermudah pencatatan data, pelaporan, komunikasi, dan proses pembelajaran berbasis teknologi. Metode penelitian dalam audit digitalisasi manajemen di MI Tarbiyah Takalar menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data utama diperoleh melalui observasi langsung aktivitas manajemen sehari-hari, khususnya pada penggunaan teknologi, aplikasi digital, dan prosedur administrasi berbasis komputer. Selain itu, survei menyeluruh dilakukan dengan kepala sekolah, guru, dan karyawan tata usaha untuk mengetahui pemahaman, pengalaman, dan kesulitan mereka dalam menerapkan digitalisasi. Untuk melengkapi data hasil pengamatan, penelitian ini juga memanfaatkan arsip administrasi, laporan kegiatan, SOP digital, dan petunjuk penggunaan aplikasi. Hasil penelitian yang dilakukan Audit digitalisasi menunjukkan bahwa sekolah telah memulai transformasi digital melalui penggunaan SIMSekolah, RDM, dan platform komunikasi digital. Meskipun demikian, peningkatan pada infrastruktur, kompetensi TIK guru, dan integrasi sistem manajemen diperlukan agar sekolah mencapai standar sekolah digital yang ideal.
ANALISIS ANALISIS EFEKTIVITAS PEMANFAATAN DANA BOS DI SEKOLAH DASAR : BOS, Transparasi, RKAS, Efektifitas, Pembelajaran Ainun Tsaqifah; Suardi; Idawati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9887

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi seberapa efektif pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada UPT SPF SD Inpres Mariso 1 dengan menggunakan audit mini yang memeriksa struktur pendanaan, prosedur penyusunan RKAS, transparansi, dan bagaimana hal-hal ini berdampak pada kualitas pembelajaran. BOS harus dikelola secara “efektif, efisien, akuntabel, dan transparan”, menurut Permendikbud Nomor 63 Tahun 2022. Dalam penelitian ini, metode kualitatif digunakan, yang mencakup wawancara, observasi, dan meninjau dokumen. Hasil menunjukkan bahwa perencanaan telah dilakukan sesuai prosedur; 60% anggaran dialokasikan untuk operasional, 20% untuk SDM, dan 20% untuk sarpras. Papan informasi dan audit berkala memastikan transparansi. Pendanaan masih perlu diperbaiki, terutama dalam hal pengembangan sumber daya manusia guru
IMPLEMENTASI IMPLEMENTASI PERENCANAAN PENGEMBANGAN SARANA DAN PRASARANA DI SDN 40 LEWAJA : Perencanaan, Pengembangan, Sarana Prasarana Muhammad Al Fajri; Suardi; idawati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9989

Abstract

Perbaikan kualitas pendidikan dasar bergantung pada pengelolaan yang baik dan ketersediaan sumber daya pendidikan. Mutu pendidikan sangat ditentukan oleh keterpaduan antara proses pembelajaran, kualitas guru, serta kualitas sarana dan prasarana yang tersedia. Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, diperlukan kajian menyeluruh mengenai pelaksanaan perencanaan pengembangan sarana dan prasarana di SDN 40 Lewaja. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif perencanaan yang telah dibuat, serta untuk menemukan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Hasil penelitiam meyimpulkan bahwa manajemen sarana dan prasarana di SDN 40 Lewaja sudah berjalan cukup baik, meskipun masih terdapat keterbatasan dalam hal digitalisasi data dan pemeliharaan aset jangka Panjang. Membangun sistem inventaris digital menggunakan Google Sheets atau aplikasi sederhana. Menambah fasilitas TIK di ruang kelas untuk mendukung pembelajaran digital. Melengkapi infrastruktur aksesibilitas bagi siswa difabel. Meningkatkan pelatihan pengelolaan sarpras bagi tenaga administrasi
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN DANA BOS DI SD NEGERI 13 SILORO KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN Nurhayana; Suardi; Idawati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian mendalam mengenai bagaimana pemanfaatan Dana BOS di tingkat sekolah dasar menjadi sangat relevan untuk memastikan bahwa setiap dana yang diinvestasikan negara benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan nasional. Pengelolaan dan pengawasan pengelolaan Dana BOS sendiri merupakan tanggung jawab dari Kepala Sekolah, Bendahara Sekolah dan Komite Sekolah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemanfaatan Dana BOSP di SD Negeri 13 Siloro Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, studi dokumen, observasi dan survey. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan dana BOSP di UPT SD Negeri 13 Siloro Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan telah diimplementasikan secara sangat efektif dan akuntabel. Keberhasilan ini didorong oleh struktur pendanaan yang sehat melalui integrasi dana BOS Reguler, BOS Kinerja, serta dukungan partisipatif masyarakat. Meskipun proporsi anggaran terbesar dialokasikan pada standar sarana dan prasarana (44,6%), sekolah mampu mengintegrasikan standar isi dan kompetensi lulusan secara inklusif dalam program pembelajaran. Aspek akuntabilitas didukung kuat oleh sistem pelaporan digital ARKAS dan Datakudijarimu yang disertai pengawasan berjenjang. Dampak fundamental dari efektivitas pengelolaan ini tercermin pada peningkatan signifikan mutu pembelajaran, yang ditandai dengan lonjakan capaian literasi sebesar 41,82% dan numerasi sebesar 60,46% pada Rapor Pendidikan 2025.
RANCANG BANGUN DAN UJI COBA BAHAN AJAR DIGITAL INTERAKTIF BERBASIS TIK MENGGUNAKAN LMS GOOGLE SITES PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI UPTD SD NEGERI 337 SALOTENGNGA radia gusman; Suardi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji coba bahan ajar digital interaktif berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar. Bahan ajar digital dirancang dalam bentuk Learning Management System (LMS) menggunakan Google Sites yang mengintegrasikan video pembelajaran, e-book, forum diskusi, kuis interaktif, dan tugas digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan project pengembangan dengan uji coba terbatas pada siswa kelas V UPTD SD Negeri 337 Salotengnga. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket respon siswa dan guru, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LMS yang dikembangkan mudah diakses, terstruktur dengan baik, serta mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan belajar siswa. Siswa memberikan respon positif terutama pada penggunaan video dan kuis interaktif, sementara guru menilai LMS membantu pengelolaan pembelajaran dan penilaian. Meskipun masih ditemukan kendala terkait akses internet dan literasi digital siswa, bahan ajar digital ini dinilai layak dan efektif sebagai alternatif pembelajaran yang fleksibel dan berpusat pada peserta didik sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka.
ANALISIS PENGARUH MEDIA SOSIAL DAN BUDAYA POP TERHADAP PERILAKU MURID KELAS V SERTA UPAYA PENGUATAN LITERASI MEDIA Intan Junaeda; Suardi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.10543

Abstract

This study examines the influence of social media and popular culture on the behavior of fifth-grade students and explores strategies for strengthening media literacy at SDN 24 Batangase. In the digital era, elementary school students are increasingly exposed to various social media platforms and popular culture trends that shape their communication patterns, learning motivation, and social behavior. The objectives of this research were to analyze the level of social media use among students, identify its positive and negative impacts on student behavior, determine factors contributing to low media literacy, and formulate recommendations for media literacy reinforcement in schools. This study employed a qualitative descriptive approach supported by quantitative data, using observations, semi-structured interviews, questionnaires, and document analysis as data collection techniques. The research subjects consisted of fifth-grade students, classroom teachers, and parents. The findings indicate that social media and popular culture significantly influence students’ language use, learning concentration, social interaction, and self-confidence. While some students benefit from educational digital content, many experience decreased focus and tend to imitate viral trends without critical evaluation. The results also reveal that students’ media literacy skills are still limited, particularly in evaluating content credibility, digital ethics, and online safety. Therefore, strengthening media literacy through collaborative efforts involving schools, teachers, and parents is essential. Integrating media literacy into learning activities, utilizing popular culture positively, and providing continuous guidance are recommended to help students develop critical, responsible, and character-based digital behavior.
ANALISIS KESESUAIAN RPP DENGAN PRAKTIK PEMBELAJARAN DAN TINDAK LANJUT COACHING Widiawati; Suardi; Idawati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.10563

Abstract

The urgency of this research stems from a specific problem, namely the gap between the lesson plan documents prepared by teachers and their implementation in classroom learning practices, particularly in aspects of time management, utilization of learning media, equitable student involvement, and implementation of the syntax of learning models. Various previous studies have explained the importance of quality lesson planning, but have not paid in-depth attention to how the mismatch between the lesson plan and actual practice affects the effectiveness of the learning process. This study aims to systematically analyze the alignment between the lesson plan and teacher learning practices, while simultaneously identifying the factors causing the mismatch and formulating recommendations for follow-up based on academic coaching. The research method used is a descriptive qualitative approach, utilizing analysis of lesson plan documents, classroom observations, and post-observation reflective interviews, then data analysis. The results show that although the lesson plan has been well-formulated administratively, there are implementation gaps, especially in the use of digital media due to technical constraints, less than optimal student participation, and the failure to fulfill all PBL syntax due to ineffective time management. These findings reveal an important pattern that good lesson planning does not guarantee quality implementation in the field. The implication of this research is that it emphasizes the importance of coaching-based academic supervision to improve alignment between learning planning and practice, and to encourage teachers to engage in continuous reflection.
MANAJEMEN PESERTA DIDIK : PPDB, LAYANAN BK, PEMBINAAN KARAKTER, DAN KOLABORASI GURU-ORANGTUA DI UPT SDN 24 KALIBONE KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN Sitti Aisyiah; Suardi; Idawati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.10590

Abstract

This research report aims to evaluate the effectiveness of student management at UPT SDN 24 Kalibone, which includes the New Student Admissions (PPDB) policy, Guidance and Counseling (BK) services, psychopedagogic-based character building, school security systems, and collaboration with parents. Student management at the elementary level has a crucial role not only in administrative aspects, but also as an instrument for developing the potential and character formation of children aged 7-12 years. Data collection methods were carried out through field observations, in-depth interviews with the Principal and Teachers, and the distribution of questionnaires via Google Form to teachers and parents of students. Data analysis was carried out descriptively and evaluatively to capture the gap between Educational management theory and practice in the field. The Evaluation Results show that; The implementation of PPDB has been running objectively and transparently through the zoning system, but support for Inclusive Education is still hampered by the availability of Special Guidance Teachers (GPK). Services at the school are still reactive and are carried out concurrently by class teachers due to the lack of specialist staff, so that the psychopedagogical approach has not been formally integrated into learning. Character building has been successful at the routine habituation stage (such as the 5S culture), but still requires improvement in risk mitigation at home time and monitoring of digital bullying. Collaboration with parents remains transactional and administrative and has not yet optimally synchronized moral standards between home and school. This report recommends the need for a transformation of school policies focused on strengthening inclusive services, implementing a reward-based positive discipline system, and innovations to build synergy between moral and holistic education.