Penelitian ini mengkaji efektivitas model Project-Based Learning (PjBL) dan Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan semangat kewirausahaan mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi. Dengan desain kuasi-eksperimental, penelitian melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang mendapatkan pembelajaran inovatif, dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Instrumen berupa kuesioner kewirausahaan mencakup lima dimensi: kreativitas, keberanian mengambil risiko, inisiatif, ketekunan, dan orientasi sosial. Hasil menunjukkan peningkatan skor lebih tinggi pada kelompok eksperimen (dari 65,47 menjadi 82,93) dibanding kelompok kontrol (dari 64,85 menjadi 70,44). Uji-t independen menunjukkan perbedaan signifikan (t(58) = 7,894; p < 0,001). Temuan menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran inovatif memperkuat karakter kewirausahaan mahasiswa, khususnya pada aspek kreativitas dan orientasi sosial. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pembelajaran berbasis nilai dan kontekstual dalam pendidikan ekonomi guna membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki semangat kewirausahaan yang humanistik dan berorientasi pada keberlanjutan.
Copyrights © 2025