Peningkatan efektivitas pembelajaran di sekolah menengah tidak hanya ditentukan oleh kemampuan pedagogik guru, tetapi juga oleh kompetensi sosial yang memungkinkan guru membangun hubungan harmonis dengan siswa, rekan kerja, dan lingkungan sekolah. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami sejauh mana kompetensi sosial guru berkontribusi terhadap keberhasilan proses pembelajaran, terutama dalam konteks pendidikan abad ke-21 yang menuntut kolaborasi, empati, dan komunikasi efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kompetensi sosial guru dan efektivitas pembelajaran di sekolah menengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup yang disebarkan kepada guru dan siswa di beberapa sekolah menengah negeri dan swasta. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson untuk mengukur kekuatan hubungan antarvariabel serta uji regresi sederhana guna mengetahui pengaruh kompetensi sosial terhadap efektivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kompetensi sosial guru dan efektivitas pembelajaran. Guru yang memiliki kemampuan komunikasi interpersonal yang baik, empati tinggi, serta keterampilan berkolaborasi dengan siswa dan rekan sejawat terbukti lebih mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, nyaman, dan produktif. Temuan ini memperkuat teori bahwa aspek sosial-emosional guru merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan di sekolah menengah.
Copyrights © 2025