Pembelajaran fisika di sekolah menengah terus menghadapi kendala yang signifikan, terutama terkait dengan rendahnya motivasi belajar siswa dan kurangnya literasi sains. Siswa merasa kesulitan untuk memahami dan menggunakan konsep-konsep fisika abstrak yang tidak terkait dengan situasi dunia nyata. Pendekatan pembelajaran berbasis kearifan lokal diyakini dapat membantu siswa menghubungkan titik-titik antara pengalaman budaya dan pengetahuan ilmiah mereka. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pandangan siswa SMA terhadap pembelajaran fisika berbasis kearifan lokal, serta keterkaitannya dengan literasi sains dan motivasi belajar. Penelitian dilakukan dengan melibatkan 126 siswa dari kelas XI yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket tertutup dan data dianalisis menggunakan statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar siswa menganggap pembelajaran fisika menarik, mereka masih mengalami kesulitan dalam menganalisis konsep-konsep fisika secara kontekstual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa memasukkan aspek budaya lokal ke dalam pembelajaran fisika dapat pendekatan pembelajaran fisika berbasis kearifan lokal berpotensi besar dalam meningkatkan motivasi dan literasi sains siswa.
Copyrights © 2025