Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan global dan banyak dialami oleh wanita dewasa. Faktor risiko seperti obesitas, kadar gula darah tinggi, dan stres diduga berperan dalam peningkatan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara obesitas, kadar gula darah, dan stres dengan kejadian hipertensi pada wanita dewasa di wilayah kerja Puskesmas Sumedang Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 198 wanita dewasa berusia 18–59 tahun yang memiliki riwayat hipertensi, dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data diperoleh melalui pengukuran tekanan darah, indeks massa tubuh (IMT), kadar gula darah sewaktu, dan tingkat stres menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale-10 (PSS-10). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara obesitas, kadar gula darah, dan tingkat stres dengan kejadian hipertensi (p>0,05). Variasi data yang sempit dan homogenitas responden diduga menjadi penyebab utama tidak munculnya korelasi. Meskipun demikian, secara teori ketiga faktor tersebut tetap memiliki potensi dalam memengaruhi tekanan darah melalui mekanisme fisiologis dan psikologis.
Copyrights © 2026