Artikel ini menyajikan kajian pustaka (literature review) mendalam mengenai filsafat ilmu pendidikan dengan fokus pada pemikiran K.H. Hasyim Asy’ari (1871–1947), pendiri Pondok Pesantren Tebuireng dan Nahdlatul Ulama. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kontribusi dan relevansi pemikiran beliau terhadap pendidikan Islam kontemporer di Indonesia. Sumber primer utama adalah kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta’allim, dipadukan dengan literatur sekunder berupa artikel jurnal, buku, tesis, dan skripsi terkini. Kajian ini membahas tiga dimensi filsafat ilmu (epistemologi, ontologi, aksiologi) dalam pemikiran Hasyim Asy’ari serta implikasinya pada kurikulum, peran guru–murid, metode pembelajaran, dan sistem evaluasi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran beliau tidak hanya memadukan nilai tradisional Islam, sanad keilmuan, dan adab, tetapi juga menegaskan urgensi moral dan spiritual dalam pendidikan. Hal ini tetap relevan di tengah tantangan globalisasi, digitalisasi, dan disrupsi teknologi. Artikel ini memperluas kajian untuk memberikan uraian komprehensif, termasuk analisis kritis, tabel perbandingan, serta rekomendasi bagi kebijakan pendidikan di Indonesia.
Copyrights © 2025