Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen strategis komunitas belajar dalam meningkatkan kompetensi guru melalui Program Penguatan Learning Community pada dua komunitas yang terstruktur melalui Ruang GTK, yaitu Komunitas Belajar PIJAR Propinsi Jawa Timur dan Komunitas Belajar Bergerak Bersama Guru Hebat Nusantara Propinsi Daerah Khusus Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif multi situs dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi kegiatan komunitas, serta analisis dokumen digital. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama. Pertama, strategi penguatan struktur dan budaya komunitas belajar yang ditopang oleh pertemuan rutin, kolaborasi digital, serta mekanisme berbagi praktik baik yang terstandardisasi, berdampak pada meningkatnya refleksi kompetensi dan jejaring pembelajaran antaranggota. Kedua, strategi peningkatan kompetensi guru melalui coaching, mentoring, microlearning, dan lesson study digital yang mendorong tumbuhnya kompetensi pedagogik, teknologis, dan kolaboratif secara berkelanjutan. Ketiga, optimalisasi peran Ruang GTK sebagai ekosistem penghubung dan pemberdaya komunitas belajar, memungkinkan koordinasi lintas wilayah, pengarsipan praktik baik, serta penyediaan ruang pembelajaran adaptif berbasis kebutuhan guru. Penelitian ini menegaskan bahwa manajemen strategis komunitas belajar yang terencana, terstruktur, dan memanfaatkan teknologi pembelajaran secara efektif mampu menghasilkan peningkatan kompetensi guru yang berkelanjutan serta memperkuat budaya belajar guru di tingkat Nasional.
Copyrights © 2026