Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis strategi guru dalam menstimulasi keterampilan berimajinasi anak usia dini melalui penggunaan media loose parts dalam pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD). Imajinasi merupakan kemampuan fundamental yang mendukung perkembangan kognitif, sosial-emosional, dan kreativitas anak, namun praktik pembelajaran di banyak satuan PAUD masih cenderung terstruktur, instruktif, dan berorientasi pada produk akhir, sehingga membatasi eksplorasi imajinatif anak. Penelitian ini menggunakan desain studi literatur dengan pendekatan analisis isi terhadap artikel jurnal empiris yang dipublikasikan pada rentang tahun 2015–2025 dan diperoleh melalui basis data Google Scholar, ERIC, dan Scopus. Sebanyak 14 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara tematik. Hasil analisis mengidentifikasi empat strategi utama guru dalam menstimulasi imajinasi anak melalui loose parts, yaitu: penyediaan lingkungan bermain yang terbuka dan fleksibel, peran guru sebagai fasilitator proses bermain, pemberian scaffolding minimal dan kontekstual, serta penerapan observasi dan dokumentasi proses imajinatif anak. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas loose parts sebagai media pedagogis sangat bergantung pada strategi guru dalam memediasi pengalaman bermain anak. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan pedagogi berbasis bermain dengan menekankan peran strategis guru dalam pengembangan imajinasi anak usia dini.
Copyrights © 2026