Kesulitan dalam membaca permulaan masih menjadi permasalahan yang sering dialami oleh anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD), sehingga berpotensi menghambat keberhasilan belajar pada tahap akademik berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak penerapan media kartu bergambar pada peningkatan kemampuan membaca permulaan di kalangan anak ASD. Metode yang diterapkan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen sederhana berupa one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 15 anak ASD berusia antara 7 hingga 10 tahun, yang dipilih secara purposif sesuai dengan kriteria spesifik. Intervensi diberikan melalui sesi pembelajaran dengan media kartu bergambar sebanyak delapan kali. Evaluasi kemampuan membaca awal dilakukan menggunakan instrumen Tes Kemampuan Membaca Permulaan (TKMP). Data dianalisis dengan uji beda berpasangan, yaitu Paired Sample T-Test. Temuan analisis mengindikasikan bahwa skor kemampuan membaca permulaan pasca-intervensi lebih tinggi daripada sebelum perlakuan dilakukan. Dengan nilai signifikansi α <0,05, hal ini menunjukkan perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Penelitian ini menunjukkan bahwa media kartu bergambar efektif dalam membantu anak ASD mengidentifikasi huruf dan kata melalui pembelajaran yang terstruktur dan repetitif. Akibatnya, media kartu bergambar bisa dijadikan pilihan alternatif untuk metode pengajaran membaca awal yang praktis, hemat waktu, dan cocok dengan gaya belajar anak-anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD).
Copyrights © 2026