Pencapaian hasil belajar siswa di SDN 28 Ampenan pada mata pelajaran PKn masih berada di bawah KKM yaitu 75 dengan nilai rata-rata 62,5 dan ketuntasan klasikalnya mencapai 42,5%. Hal ini dikarenakan kurangnya inovasi guru dalam mengembagkan model pembelajaran dan kurang melibatkan siswa dalam proses pembelajaran sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Dari latar belakang tersebut maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan model Value Clarification Technique (VCT) tipe Role Playing untuk meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas IV SDN 28 Ampenan tahun ajaran 2016/2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang mencakup tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi serta refleksi, yang melibatkan 40 orang siswa kelas IV sebagai subyek dengan 1 orang guru sebagai observer yang dilaksanakan dalam 2 siklus, dalam setiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Data aktivitas siswa dan guru diperoleh dari melalui lembar observasi, sedangkan hasil belajar diperoleh dari tes evaluasi. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil pada siklus I nilai rata-rata siswa 69,875 degan persentase ketuntasan hasil belajar secara klasikal mencapai 65%. Pada siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 79,75 dengan persentase ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 87.5%. hasil ini menunjukkan bahwa dengan penerapan model Value Clarification Technique (VCT) tipe Role Playing dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas IV SDN 28 Ampenan tahun ajaran 2016/2017.
Copyrights © 2020