Rendahnya kesadaran risiko dan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) oleh pekerja konstruksi menjadi masalah utama dalam implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis faktor-faktor dari aspek tenaga kerja yang mempengaruhi pelaksanaan K3, serta mengidentifikasi faktor yang paling berpengaruh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 faktor yang diidentifikasi, terdapat 5 faktor yang masuk dalam kriteria sangat kuat (persentase rata-rata 81%-100%) sebagai faktor paling berpengaruh. Kelima faktor dominan tersebut secara berurutan adalah: pekerja tidak menggunakan APD (89%), pekerja bekerja dalam keadaan sakit (84%), faktor usia tenaga kerja yang relatif tua (>30 tahun) (84%), kelalaian pekerja akibat kebutuhan produksi berlebih (jam lembur) (83%), dan pekerja yang bekerja di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan (82%).
Copyrights © 2025