Studi Kasus Inovasi Ekonomi
Vol. 9 No. 02 (2025)

PEMANFAATAN LIMBAH KELAPA SAWIT UNTUK PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DI KELOMPOK TANI PEMATANG TOBAT

Dany Juhandi (Unknown)
Natalia Lusianingsih Sumanto (Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia)
Jenny Elisabeth (Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia)
Samuel Stevenson Situmorang (Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia)
Azril Qrul Tanjung (Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia)



Article Info

Publish Date
12 Sep 2025

Abstract

Kenaikan harga dan keterbatasan ketersediaan pupuk kimia dalam beberapa tahun terakhir, sebagian disebabkan oleh konflik Rusia–Ukraina, telah meningkatkan biaya produksi pertanian di Indonesia. Pupuk bersubsidi hanya dapat diakses oleh anggota kelompok tani aktif dengan jumlah terbatas, sehingga terjadi ketimpangan akses dan kelangkaan pasokan. Pupuk organik menjadi alternatif yang dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia hingga 30% tanpa sepenuhnya menggantikannya. Namun, sebagian besar petani belum memiliki pengetahuan dan keterampilan teknis untuk memproduksinya secara mandiri, meskipun bahan baku lokal seperti limbah tanaman tersedia melimpah di pedesaan. Program pengabdian ini dilaksanakan pada Kelompok Tani Pematang Tobat di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara—sentra produksi kelapa sawit—dengan tujuan mengenalkan, melatih, dan mendampingi petani dalam pembuatan pupuk organik berbasis limbah kelapa sawit, yaitu tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dan solid decanter. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi masalah dan sosialisasi, penyerahan mesin pencacah, pelatihan teknis pengomposan sesuai SOP, serta monitoring selama empat minggu. Hasil pelatihan menghasilkan dua tumpukan kompos: cacahan TKKS dan solid decanter yang diberi aktivator mikroba. Hasil monitoring menunjukkan bahwa pengomposan solid decanter berhasil, sedangkan TKKS belum terurai sempurna akibat kondisi panas dan kering berkepanjangan yang menurunkan aktivitas mikroba. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian suhu dan kelembapan pada proses pengomposan. Program ini membuktikan bahwa dengan pelatihan, pendampingan, dan sarana yang memadai, petani dapat memenuhi sebagian kebutuhan pupuknya secara mandiri, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta menekan biaya produksi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

skie

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Studi Kasus Inovasi Ekonomi (SKIE) adalah jurnal pengabdian berkala yang diterbitkan dua kali setahun (Maret dan September). Editor menerima naskah layanan publik yang berfokus pada 1) memberdayakan ekonomi masyarakat; 2) pengembangan dan pemberdayaan ekonomi kreatif; 3) pembangunan ekonomi berbasis ...