Masa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan baik secara fisik, psikologis maupun intelektual. Menurut BKKBN secara global, diperkirakan 15 juta remaja hamil setiap tahunnya, 60% di antaranya hamil di luar nikah. Didapatkan gaya berpacaran yang dilakukan siswa-siswi tersebut yaitu berpegangan tangan, ciuman pipi, merangkul dan dirangkul dan didapatkan siswa memiliki bentuk perilaku seksual berisiko yaitu melakukan ciuman bibir dan sebagian besar dari mereka terpengaruh oleh gaya berpacaran seperti teman lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan teman sebaya dengan perilaku seksual berisiko pada remaja. Penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Analisis menggunakan uji spearman rank dan sudah lolos Ethical Clearence, populasi berjumlah 180 dengan sampel 45 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan teknik stratified random sampling, menggunakan alat ukur kuesioner. P-value 0,011 < α 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Hα diterima. Ada hubungan antara dukungan teman sebaya dengan perilaku seksual berisiko pada remaja. Penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi peneliti lain dan dapat memberikan edukasi kesehatan reproduksi terhadap perilaku seksual berisiko dalam meninjau perilaku seksual berisiko pada remaja.
Copyrights © 2026