Penelitian ini mengkaji penerapan Building Information Modeling (BIM) 5D pada pembangunan Gedung Student Center Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), yang sebelumnya menggunakan metode CAD konvensional. BIM 5D digunakan untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi kesalahan, dan mengoptimalkan visualisasi serta estimasi biaya. Metode ini mencakup pemodelan 3D, penjadwalan proyek, dan rencana anggaran pelaksanaan (RAP). Data yang dibutuhkan terdiri dari gambar desain, spesifikasi teknis, harga satuan pekerjaan Kota Yogyakarta, dan Permen PUPR No. 4 Tahun 2023. Alat yang digunakan adalah Autodesk Revit 2022 untuk pemodelan dan RAP, Microsoft Project untuk penjadwalan, serta Autodesk Navisworks untuk visualisasi jadwal dan deteksi benturan (clash detection). Model BIM 3D menghasilkan visualisasi tiga dimensi dan data kuantitas yang membantu dalam deteksi benturan. Struktur Work Breakdown Structure (WBS) disusun dari tahap persiapan, struktur, hingga arsitektur. Hasil visualisasi BIM 4D menunjukkan bahwa durasi proyek bisa dipercepat menjadi 353 hari dari rencana awal 366 hari. Total biaya yang diperoleh dalam RAP adalah Rp 72,7 miliar, dengan deviasi 13% dari rencana anggaran awal sebesar Rp 83,6 miliar.
Copyrights © 2026