Pekerjaan bekisting dan perancah merupakan komponen penting dalam pembangunan struktur beton bertulang, khususnya pada proyek gedung bertingkat. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan dan menganalisis tiga jenis sistem bekisting, yaitu bekisting konvensional, bekisting semi sistem dan bekisting aluminium, dalam pembangunan Gedung Program Studi Teknik Listrik Politeknik Negeri Malang. Metode yang digunakan meliputi perhitungan kebutuhan material, analisis biaya dan waktu pelaksanaan, serta evaluasi efektivitas dan efisiensi dari ketiga sistem. Tahapan yang dimulai dari identifikasi masalah, pengumpulan data primer dan sekunder, dan data yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis untuk masing-masing metode bekisting. Secara keseluruhan, bekisting semi sistem muncul sebagai opsi paling efisien dari sisi biaya, dari alternatif sewa maupun sistem pembelian dengan nilai skor 4,33. Semi sistem memberikan keseimbangan terbaik antara biaya, kekuatan, dan efisiensi penggunaan, sehingga menjadi pilihan paling ekonomis dibandingkan dua alternatif lainnya.
Copyrights © 2026