Kota Malang merupakan wilayah dengan potensi gempa yang cukup tinggi sehingga perencanaan struktur gedung harus memperhatikan aspek ketahanan gempa. Politeknik Negeri Malang berencana membangun Gedung Teknik Listrik untuk menunjang kegiatan pendidikan. Salah satu alternatif sistem struktur yang digunakan adalah kolom Concrete Filled Steel Tubular (CFST), yaitu kolom komposit yang memadukan kekuatan baja dan beton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi rasio lebar terhadap tebal baja (B/t) kolom CFST terhadap story drift, story stiffness, dan kapasitas desain, serta menghitung rencana anggaran biaya (RAB) kolom CFST pada Gedung Teknik Listrik Polinema. Analisis struktur dilakukan secara tiga dimensi menggunakan perangkat lunak ETABS 20 dengan mengacu pada SNI 1726:2019, SNI 1727:2020, dan SNI 1729:2020. Hasil analisa menunjukkan bahwa story drift meningkat seiring bertambahnya rasio B/t dari tipe A1-4 hingga A1-1 dan A2-4 hingga A2-1 namun keberadaan rebar tidak berpengaruh signifikan dalam mengurangi story drift. Pengaruh rasio B/t juga mempengaruhi nilai kekakuan struktur (story stiffness). Kekakuan menurun pada tipe A1-1 dibandingkan A1-4 pada arah X dan Y begitupun dengan kolom A2-1 menurun dibandingkan A2-4. Kapasitas desain kolom CFST meningkat pada rasio B/t yang lebih kecil yaitu pada tipe kolom A1-4 dan A2-4. Rencana anggaran biaya yang diperlukan apda tipe kolom A1 tanpa rebar dan kolom A2 dengan rebar menunjukkan kenaikan harga yang signifikan. Semakin kecil rasio B/t kolom maka rencana anggaran biaya yang diperlukan semakin besar.
Copyrights © 2026