Permasalahan utama pada Pelabuhan Cirebon adalah masih kurangnya alat-alat yang sesuai dengan kebutuhan kapal. Kurangnya kepedulian masyarakat dan fokus pemerintah terhadap pengembangan Pelabuhan Cirebon serta masih kurangnya pelayanan terhadap sisi operasional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proyeksi permintaan jasa kepelabuhanan dan cara pengembangan pelabuhan Cirebon untuk jangka pendek agar dapat memenuhi kebutuhan jasa kepelabuhan dan produksi angkutan laut. Metode penelitian menggunakan analisis fishbone, untuk menentukan penyebab terjadinya defect dan waste dengan diagram sebab-akibat dan analisis SWOT. Beberapa temuan kesimpulan penelitian ini adalah, model pengembangan yang diusulkan untuk pelabuhan Cirebon yaitu mengembangkan pelabuhan dengan tipe yang lebih modern. Pada analisis kuadran SWOT didapatkan pelabuhan Cirebon ada pada posisi kuadran III, perlu dilakukan strategi baru untuk upaya pengembangan pelabuhan agar lebih efisien dan bisa menampung kapal yang relatif banyak dibandingkan dengan sebelumnya. Sedangkan temuan kuncinya adalah melalui strategi pengembangan jangka pendek sangat diperlukan untuk mengatasi pelabuhan Cirebon.
Copyrights © 2026