Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola pengasuhan anak usia dini berbasis budaya Tobelo serta relevansinya dalam mendukung perkembangan anak secara holistik dan kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap orang tua, keluarga besar, tokoh adat, serta pendidik PAUD yang memahami praktik pengasuhan berbasis budaya Togale. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan anak usia dini dalam budaya Togale bersifat kolektif dan komunal, di mana tanggung jawab pengasuhan tidak hanya berada pada orang tua inti, tetapi juga melibatkan keluarga besar dan komunitas. Nilai-nilai budaya lokal seperti kebersamaan, saling menghormati, kepatuhan terhadap norma adat, dan tanggung jawab sosial terinternalisasi melalui keteladanan, pembiasaan, serta interaksi sosial dalam kehidupan sehari-hari anak. Pola pengasuhan ini berkontribusi positif terhadap perkembangan anak usia dini secara holistik, khususnya pada aspek sosial-emosional, moral, bahasa, dan identitas budaya. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengasuhan berbasis budaya lokal sebagai fondasi pengembangan praktik PAUD yang kontekstual dan berakar pada kearifan lokal.
Copyrights © 2026