Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif terhadap tiga subjek yang dipilih berdasarkan tipe Adversity Quotient (AQ) mereka, dengan teknik pengumpulan data melalui tes tertulis serta wawancara semiterstruktur yang dianalisis melalui tahap kondensasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek tipe climber memiliki pemahaman masalah yang baik, mampu berpikir logis, bekerja secara mandiri, serta teliti dalam perhitungan maupun pengecekan ulang, bahkan aktif mencari strategi alternatif saat menghadapi kendala. Sementara itu, subjek tipe camper memahami masalah namun kurang konsisten dalam mencatat dan merencanakan strategi, serta cenderung mencari bantuan pihak lain ketika kesulitan karena kurangnya rasa percaya diri dan kemandirian meskipun memiliki potensi berpikir tingkat tinggi. Di sisi lain, subjek tipe quitter tidak mencatat informasi penting, tidak memiliki strategi pemecahan masalah, dan sangat mudah menyerah sehingga memerlukan bimbingan lebih lanjut dalam memahami persoalan serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis.
Copyrights © 2026