Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) di Sekolah Dasar seringkali melibatkan konsep-konsep abstrak (misalnya: kasih karunia, keselamatan) yang sulit dipahami oleh siswa usia konkret. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas penggunaan media interaktif/visual (video animasi dan presentasi visual) dengan media konvensional (ceramah dan papan tulis) dalam meningkatkan minat belajar dan pemahaman konsep iman siswa. Penelitian ini menggunakan metode Eksperimen Semu (Quasi-Experiment) dengan dua kelompok: kelompok eksperimen (menggunakan media interaktif) dan kelompok kontrol (menggunakan media konvensional), melibatkan 60 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui angket minat belajar dan tes pemahaman konsep. Hasil menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mencapai peningkatan rata-rata skor pemahaman konsep sebesar 25% lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Selain itu, minat belajar siswa di kelompok eksperimen meningkat hingga 90% (kategori sangat tinggi). Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pemanfaatan media interaktif/visual secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa dan menjembatani kesulitan pemahaman konsep abstrak dalam PAK.
Copyrights © 2026