Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama pada lansia yang dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular jika tidak dikelola dengan baik. sering disebabkan oleh gaya hidup kurang aktif dan kurangnya pengetahuan tentang intervensi non-farmakologis.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas edukasi pemberian senam aerobik ringan dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik lansia hipertensi serta mengurangi tingkat tekanan darah mereka. Metode yang digunakan adalah pengabdian masyarakat dengan pendekatan quasi-eksperimental, melibatkan lansia hipertensi di wilayah perkotaan. Intervensi dilakukan melalui sesi edukasi senam aerobik ringan selama 3 Hari, diikuti pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan alat pengukur tekanan darah, kemudian dianalisis secara deskriptif dan statistik sederhana. Temuan menunjukkan bahwa edukasi senam aerobik ringan meningkatkan pengetahuan lansia tentang hipertensi , Tekanan darah sistolik turun dari 160 mmHg menjadi 135 mmHg, dan diastolik dari 100 mmHg menjadi 80 mmHg. edukasi pemberian senam aerobik ringan efektif sebagai intervensi non-farmakologis untuk pengendalian hipertensi pada lansia, sehingga dapat direkomendasikan sebagai program rutin di komunitas.
Copyrights © 2026