Latar Belakang: Gangguan keseimbangan merupakan masalah umum pada lansia yang berkontribusi terhadap peningkatan risiko jatuh, penurunan kemandirian, dan kualitas hidup. Balance exercise direkomendasikan sebagai intervensi fisioterapi untuk meningkatkan kontrol postural dan mencegah risiko jatuh pada lansia. Tujuan: Mengetahui efektivitas balance exercise terhadap peningkatan keseimbangan pada lansia.. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pretest–posttest control group design. Subjek penelitian berjumlah 34 lansia yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Intervensi balance exercise diberikan selama 3 minggu dengan frekuensi 2 kali per minggu. Keseimbangan diukur menggunakan Berg Balance Scale (BBS) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Terdapat peningkatan skor keseimbangan yang bermakna setelah pemberian balance exercise (p < 0,05). Kesimpulan: Balance exercise efektif meningkatkan keseimbangan pada lansia dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi fisioterapi dalam program pencegahan risiko jatuh di komunitas.
Copyrights © 2026