Latar Belakang: daya ledak adalah kemampuan otot dalam waktu yang sangat cepat untuk mengarahkan kekuatan secara maksimal. Daya ledak otot merupakan komponen fisik yang menunjang aktivitas fisik terutama pada gerakan melompat. Melompat merupakan gerakan yang menjahui permukaan tanah secara horizontal yang didalamnya memiliki komponen utama berupa daya ledak yang terdiri dari kecepatan dan kekuatan yang dikombinasikan dengan baik didalamnya. Untuk mendapatkan daya ledak yang baik perlulah dilakukan latihan yang terstruktur dan terprogram. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh pemberian latihan plyometric terhadap daya ledak otot tungkai pada pemain voli amatir. Metode: Two group pre and post test design. Dengan jumlah subjek 30 orang yang dibagi menjadi dua kelompok dimana kelompok satu diberikan perlakuan berupa latihan plyometrik dan kelompok dua diberikan berupa latihan standar. Hasil: Hasil uji paired t-test pada pre test dan post test kelompok satu memiliki nilai p = 0,000 dan pada kelompok dua memiliki nilai p = 0,000. Hasil uji Independent sample t-test post test kelompok satu dan kelompok dua memiliki hasil p =0,038. Pada hasil selisih nilai mean kedua kelompok menghasilkan selisih sebanyak 3,73 pada kelompok satu dan 2 pada kelompok dua. Kesimpulan: Latihan plyometric memiliki pengaruh yang lebih efektif dibandingkan latihan standar terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai pemain voli amatir
Copyrights © 2026