Penelitian ini membahas penerapan pendekatan heutagogi dalam program magang/Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi di komunitas petani organik. Permasalahan utama adalah keterbatasan kapasitas mahasiswa dalam mengembangkan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta kebutuhan akan model pembelajaran yang mendorong kemandirian, refleksi, dan adaptasi. Tujuan penelitian adalah merancang dan menganalisis efektivitas model pembelajaran adaptif berbasis heutagogi dalam mendukung pengembangan produk teknologi tepat guna. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi partisipatif, wawancara terbuka, serta dokumentasi laporan dan produk mahasiswa. Subjek penelitian terdiri dari lima mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Pendidikan Mandalika yang mengikuti KKN di PT Lombok Organik Cahaya Nusantara selama tiga bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menghasilkan lima produk inovatif, yaitu meja penelitian pertumbuhan tanaman dengan penyiraman otomatis, alat pengukur laju aliran air berbasis IoT, media pembelajaran penyiraman otomatis, modul digital penggunaan alat IoT, dan aplikasi web pemantau bibit cabai. Temuan ini menegaskan bahwa heutagogi mendorong mahasiswa untuk belajar secara mandiri, non-linear, dan reflektif, sekaligus menghubungkan teori akademik dengan kebutuhan praktis masyarakat. Kesimpulannya, pendekatan heutagogi efektif diterapkan dalam kegiatan KKN/magang untuk meningkatkan kapabilitas belajar mandiri, keterampilan teknis, serta kontribusi mahasiswa terhadap pemberdayaan komunitas pertanian organik.
Copyrights © 2026