Latar belakang penelitian didasarkan pada tuntutan Kurikulum Merdeka yang menempatkan guru sebagai perancang pembelajaran adaptif dalam konteks kelas yang heterogen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penguasaan Kurikulum Merdeka dan self-efficacy guru dalam menghadapi perbedaan peserta didik di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah guru Sekolah Dasar di Kecamatan Pasar Muara Bungo, dengan jumlah responden sebanyak 35 guru yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan pada 17 Desember 2025 menggunakan angket penguasaan Kurikulum Merdeka dan self-efficacy guru. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson dengan memanfaatkan SPPS 24. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara penguasaan Kurikulum Merdeka dan self-efficacy guru dalam menghadapi perbedaan peserta didik. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi penguasaan guru terhadap Kurikulum Merdeka, semakin kuat keyakinan guru dalam mengelola keragaman peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan penguasaan kurikulum perlu diintegrasikan dengan pengembangan aspek psikologis guru untuk mendukung pembelajaran yang berkeadilan.
Copyrights © 2026